Sabtu, 23 Juni 2012

Makalah Agama Islam

Pendidikan Agama Islam
Islam Agamaku


Oleh:
Dhini Aulia Phasa
M0311020
Kimia_MIPA



FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2011




A.    Pendahuluan
1.      Latar Belakang

Islam bukan hanya sekedar agama, tetapi juga suatu risalah, suatu ideologie dan  suatu falsafah, yang cocok untuk segala bangsa dan golongan. Islam tidak  mengenal  diskriminasi,  jabatan,  dan  pangkat, itulah  sebabnya dalam mesjid hanya dipakai tikar, dan saat shalat semua umatnya harus  tunduk  hingga  mukanya  ke bumi tanpa memandang dia itu apa dan siapa.
Islam adalah pedoman hidup yang baik. Muslim yang tidak memiliki sifat dan sikap yang baik mungkin belum mampu memahami Islam dengan baik sehingga tidak mampu menjadikan Islam sebagai pembawa rahmat bagi hidupnya.

2.      Rumusan masalah
1)      Apa itu Islam?
2)      Mengapa saya memilih agama islam?

3.      Tujuan
1)      Untuk mengetahui sekilas tentang islam.
2)      Untuk mengetahui mengapa saya memilih agama islam.


B.     Isi
1.      Sekilas Tentang Islam

Islam adalah agama samawi yang diturunkan oleh Allah SWT melalui utusan-Nya, Muhammad SAW, yang ajaran-ajarannya terdapat dalam kitab suci Al-Qur’an dan as-sunah dalam bentuk perintah-perintah, larangan-larangan dan petunjuk-petunjuk yang berfungsi sebagai pedoman hidup manusia untuk mencapai kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat. Kitab suci agama islam adalah Al-Qur’an yang merupakan firman Allah SWT yang di wahyukan kepada Nabi Muhammad SAW dengan perantara Malaikat Jibril. Selain Al-Qur’an juga terdapat Hadis atau as-sunah yang merupakan sumber ajaran islam kedua. Hadis atau as-sunah yang dimaksud adalah perkataan, perbuatan dan takrir (persetujuan) Nabi SAW atas perbuatan yang dilakukan sahabat.
Islam adalah agama penyempurna dari agama sebelumnya, islam terjaga keasliannya sampai akhir zaman, islam beserta hukum-hukumnya mencakup segala aspek kehidupan.

2.      Alasan Saya Memilih Agama Islam

Sebelumnya tak pernah terlintas di pikiran saya, kenapa saya memilih Islam. Karena pada awalnya, saya terlahir dari keluarga muslim, dan itu merupakan sebuah nikmat besar yang diberikan Allah SWT pada saya. Terlahir sebagai seorang muslim, saya mulai dikenalkan dengan ajaran-ajaran islam, seperti shalat, ngaji, puasa, zakat dan sebagainya. Setelah mempelajari, ternyata kajian islam tak hanya mencangkup hal-hal seperti di atas, cakupan agama islam sangat luas. Saya bisa mempelajari aqidah, akhlak, syariat, dan hubungannya antara sang pencipta dan makhluk-Nya. Islam juga mengajarkan hal-hal yang bersifat umum, seperti ilmu pengetahuan.
Dari yang pada awalnya mengikuti orang tua, sekarang saya baru bisa mengatakan sendiri bahwa saya telah memilih islam. Selain karena hal-hal yang telah disebutkan di atas, islam juga merupakan agama yang benar satu-satunya agama yang di ridhai di sisi Allah. Seperti dalam surat Al Imran ayat 19:
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam”.
Setelah mempelajari dan mengkaji tentang islam saya melihat, islam benar-benar agama yang diridhoi oleh Allah sang pencipta, di dalam islam diajarkan segala hal, ajaran yang sangat universal, tidak dibatasi berdasarkan ras, atau jenis kelamin, ataupun negara, jadi tidak ada alasan yang lebih kuat dari pada alasan untuk memilih islam. Bila datang lagi pertanyaan tentang alasan saya memilih Islam, saya tidak lagi ragu dengan jawaban saya. Keyakinan itu sudah mantap di hati karena saya tahu dan saya paham bahwa apa yang saya yakini itu adalah yang benar dan bukan sekedar yang paling benar.


C.    Penutup
1.      Simpulan
1)      Islam adalah agama samawi yang diturunkan oleh Allah SWT melalui utusan-Nya, Muhammad SAW yang berfungsi sebagai pedoman hidup manusia untuk mencapai kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat.
2)      Saya memilih islam karena saya yakin bahwa islam benar-benar agama yang diridhoi oleh Allah SWT.

2.      Saran
1)      Pelajarilah islam secara mendalam, niscaya kamu akan mendapatkan banyak hidayah di dalamnya.


D.    Daftar Pustaka

Taufik, Ahmad, dkk. 2011. Pendidikan Agama Islam. Surakarta: Yuma Pustaka bekerjasama dengan UPT MKU UNS.

Intan Hitam


http://2.bp.blogspot.com/-R2lCpT0RZIM/TxQwOeW18jI/AAAAAAAAAQw/FgvuIJAkEzc/s1600/Intan+Hitam+Terbesar.jpg


Intan Hitam Sistem Koloid

Koloidadalah suatu campuran zat heterogen antara dua zat atau lebih dimana partikel-partikel zat yang berukuran ko- loid tersebar merata dalam zat lain. Uku- ran koloid berkisar antara 1-100nm ( 10-7 – 10-5cm ). (Elaine, 2006)
Jenis koloid yang memiliki fasa terdispersi dan medium pendispersinya zat padat, jenis koloid ini disebut dengan sol padat. Contoh sol padat adalah; batuan berwarna, gelas berwarna, tanah, perunggu, kuningan dan intan hitam. (Zulfikar, 2010)
Pada pembahasan kali ini, kita akan berbicara mengenai jenis koloid sol padat yaitu intan hitam. Like all the colored fancies, a natural black diamond has the same crystalline structure and chemical properties as a white one. It is made from crystalline carbon and is the hardest natural substance known to mankind. This means that it cannot be cut or scratched except by a harder diamond. However, the inclusions and impurities contained within the structure of a black diamond make it more likely to fracture and splinter during the cutting process than its white counterpart, although blacks tend to be harder once cut.  (Michael, 2010)
Bentuk intan yang bundar sempurna dan translusen dengan permukaan yang hitam legam mengkilat dan berstruktur granular/kasar yang mirip dengan tektite, semua itu memberikan kesan seolah intan tersebut adalah butiran tektite intan yang berasal atau berkaitan dengan benda yang jatuh dari ruang angkasa. (Sujatmiko, 2011)
Gambar di atas merupakan intam hitam terbesar yang pernah ditemukan. Ukurannya sebesar bola bisbol. Beratnya 3.167 karat atau bila ditimbang sekitar 700 gram. Para Ahli menyebutkan, intan hitam yang ditemukan di Brasil ini merupakan sergio. Para ilmuwan menyebut intan hitam sebagai karbonado, yang dalam bahasa Portugis berarti terbakar. Karbonado ditemukan pertama kali di Brasil pada 1840. Mulai 1925, di Republik Afrika Tengah, tepatnya di wilayah Ubangi, juga ditemukan intan hitam. Dua negara itulah yang kini terkenal sebagai sumber intan hitam. Dalam jumlah kecil, intan hitam ditemukan di Australia, Afrika Selatan, Ukraina, Venezuela, dan Zaire.
Asal usul terbentukkan intan belum diketahui secara pasti, masih banyak diperdebatkan. Menurut Dr. Stephen E. Haggerty, intan hitam itu terbentuk dari bintang mati yang menembus atmosfer bumi. Teori Haggerty ini merupakan hal yang baru. Awalnya, sejak tahun 1970-an para geolog percaya bahwa pembentukan intan hitam ini sama dengan intan biasa, yaitu terbentuk dari unsur karbon pada temperatur 900-1.300C dan tekanan sekitar 70.000 kilogram tiap sentimeter persegi. Proses pembentukannya berlangsung di dalam bumi 160- 500 kilometer dalam sebuah cekungan yang disebut kimberlit. Dihantam oleh tekanan dan suhu setinggi itu, unsur karbon akan berbentuk kubus yang keras. Bila tak mendapat perlakuan sedramatis itu, karbon yang terbentuk hanya akan seperti yang kita jumpai di permukaan bumi, yakni berbentuk arang, yang sering dipakai sebagai pensil.
Batuan keras itu naik ke permukaan bumi dengan kecepatan hingga ratusan kilometer per jam, menyusup melalui sela-sela kulit bumi, bersama magma yang tersembur saat letusan gunung berapi. Proses pengkristalan secara alamiah ini tak selamanya sempurna. Sering pada intan itu ditemui retakan, atau ada gelembung udara yang terperangkap. Gelembung udara inilah yang menyebabkan intan berwarna hitam.
Intan hitam biasa ditambang dari dasar aliran sungai yang memiliki karang berusia 1 juta hingga lebih dari 2 juta tahun. Adapun pengukuran usia intan hitam terakhir menunjukkan bahwa batuan tersebut berusia sekitar 4 juta tahun yang pada masa itu, bumi dan bulan sedang gencar-gencarnya dihujani karang dari jagat semesta.
Pada tahun 1980, Luis W. Alvarez, pemenang Nobel dari Universitas California, Amerika Serikat, mengemukakan bahwa intan sebenarnya dibentuk dari peristiwa di luar angkasa. Bersama tim penelitinya, Alvarez menyebutkan bahwa batuan paling keras itu berasal dari meteor yang menghantam bumi 65 juta tahun lampau.
Hal inilah yang berusaha dijawab Haggerty. Intan terbentuk dari bintang mati yang kemudian jatuh ke bumi. Menurutnya, kejutan gelombang pada ledakan bintang yang kaya unsur karbon telah menghasilkan kumpulan tebal dari intan, yang kemudian mengalami penguatan menjadi batuan besar. Setelah jutaan tahun, katanya, sebagian kumpulan benda hitam tersebut tertangkap gaya tarik matahari dan sebagian jatuh ke bumi. Dalam perjalanan ke bumi, sebagian terpecah saat melintasi atmosfer dan menyebar di permukaan bumi. Haggerty  menambahkan itu semua terjadi pada era precambrian. Saat itu hanya sedikit atau tak ada oksigen yang menghalangi perjalanannya. Sehingga memungkinkan terbentuknya intan yang besar. Tapi sekarang, intan hitam besar tersebut terbakar dan menjadi bola api panas yang sebagian berubah menjadi karbon dioksida atau monoksida. Haggerty menyangkal kalau intan hanya bisa terbentuk di dalam kimberlit.




Referensi

Anonim. http://teringan.blogspot.com/2012/01/intan-hitam-terbesar-di-dunia-dari-luar.html
Elaine. 2006. Pengertian dan Jenis-jenis Koloid. http://sistemkoloid11.blogspot.com/ diakses pada tanggal 17 Mei 2012
Michael. 2010. Black Diamonds. http://www.zimbio.com/The+Diamond+Industry/ articles/iynPUa0zfn_/Black+Diamonds diakses pada tanggal 17 Mei 2012
Sujatmiko. 2011. Temuan Intan Hitam Di Kalteng Utara. http://groups.yahoo.com/group/ solaris_shell_id/message/981 diakses pada tanggal 17 Mei 2012
Zulfikar. 2010. Macam – Macam Koloid. http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/ kimia-kesehatan/sifat-koligatif-dan-koloid/macam-macam-koloid/ diakses pada tanggal 17 Mei 2012

Rabu, 13 Juni 2012

Curcol 130612

       Wah, beberapa hari ini aku bisa bersantai sejenak, soalnya Univ  kan moa dipakai buat test SNMPTN calon mahasiswa baru 2012. Sekarang sih, aku nggak merasa mumet atau resah, gundah gulan (#alaah, lebay) mendengar kata SNMPTN. Jadi inget, satu tahun lalu dimana aku berada di posisi adek2kku sekarang ini. Beberapa bulan sebelumnya sudah ribet dengan persiapan masuk ke perguruan tinggi. Santai saja yang bagi yang di terima lewat jalur SNMPTN undangan, karena jalur itu tak perlu repot-repot mengikuto test, cuma pakai nilai raport doang. Dulu juga ku ikut jalur itu, sayangnya keberuntungan belum berpihak padaku alias belum rezeki alias tidak di terima (#Halah, mau ngomong githu aja kok susah).
         Singkat cerita aku harus sibuk menyiapkan diri buat ikut test yang jalur SNMPTN tulis. Waah, disini pengorbanannya... Huuuzzzz... Tak perlu ditanya. (*Why??) Kalau masalah belajar buat persiapan testnya mungkin ku biasa aja, malah cenderung nggak belajar (*payah) Tapi kalau buat persiapan mendaftarnya persiapan buat ikut testnya di luar kota (dari Tegal ke Semarang), ribet banget dah. Belum daftar buat ikut testnya, mesti ngantri di Bank yang penuh dengan anak2 yang mau pada daftar juga, terus harus daftar online yang menurut aku terlalu ribet. Bayangin, harus persiapakan semua data dan daftar, dokumen, sertifikat, apalah yang dibutuhakan, belum milih jurusan yang bener-bener bikin kepalaku mumet, terus belum lagi situs pendaftarannya error terus, karena banyak penggunanya. Aaahhh... Pokoknya ribet banget dah. Mana waktu daftar aku salah lagi. Jadi foto ku itu nggak tampil dan nggak kebaca. Jadi kartu pesertaku tanpa foto. Haduh, sedih banget dah. Setelah semua urusan pendaftaran selesai, berulah pusing dengan masalah testnya. Seperti kataku di atas, kalo masalah materi buat test mungkin ku nggak terlalu yang bagaimana githu. Tapi, masalah ke lokasi testnya itu yang bikin pusing. Kan ku dapat tempat test di Semarang. Haduh.. Haduh...
Karena di Semarang ada rumah saudara, jadi nginap di sana. Dan lagi-lagi perjuangan ku kesana itu penuh dengan pengalaman-pengalaman yang mungkin takkan terlupakan. Hahaha...
          Kok aku jadi cerita masa lalu ya? Yang laulu biarkanlah berlalu. Tak perlu di ambil pusing. Perhatikan saja apa yang sekarang ad dihadapanmu, karena langkah kakimu sekarang ini yang akan menentukan masa depanmu, bukan langkah kakimu yang dulu, jadi tak perlu pusing mikirin masa lalu deh, just do the best for now. :))
  Oh iya, tadi kan  lagi ngomongin masalah liburan kenapa tiba-tiba nyambung ke SNMPTN yah?? Kembali ke jalan ynag lurus. Oia, harusnya hari ini ku masih menikmati masa-masa liburanku di Boyolali, tapi liburanku malah terganggu dengan datangnya berita bahwa hari ini test pengenalan TOEFL. Haduhhh...
Kenapa sangat dadakan, dimana ku tak ada persiapan. Mau ngak mau harus ikut, katanya wajib kok. Ya sudahlah, walau dengan persiapan yang sangat minim, karena saking minimnya bisa diabaikan saja kali ya.. Aku bersedia mengikuti test ini. Dan akhirnya kembali ke kampuslah diriku ini. Emang yah, mahasiswa, tidak bisa jauh-jauh dari kampus. ccccc.... (*geleng-geleng)
       Dan karna sudah balik ke solo, ya sudah. Kembali ke pekerjaan sehari-hari sebagai anak kosan.

Lyric Love Dust by Big Bang [Rom-Trans]

Romanized:
Nae chinguga ne yaegireul hae johaboyeotdan mare gwaenhi hwareul nae
Eojjeomyeon ajikdo na ttaeme nega himdeureohagil baraenneunji molla
Yojeum gakkeum nado moreuge urigachi jeulgyeo deutdeon noraereul hae
Yet chueoge jamgin oneul gateun nal iyueobsi bogosipeojineun bam

Geuttaen naega neomu eoryeoseo sarangi eoryeowoseo neol piharyeogoman haetji
Nan budami dwaetgo bulmani dwaetjyo kkeutnae neoreul ulligo

Oneuri jinamyeon neon sarajil meonji sarangi mwonji
Na seulpeo boindamyeon nae nunmureun yeongi chumchuneun yeongicheoreom
Naeirimyeon tto amureochi anke
Haruga sijakdwae neol itgosalgetjyo
Geujeo nega haengbokhaejigil naneun
Igoseseo namaseo useumyeo bireojulge
Hoksi gieokhani urideul cheoeum mannan nal
Sunsuhan miso gadeukhi sauvignon blanc
Neol hyanghan iyu eomneun sunjong ttaeron geochimeopdeon chungdol
Ibyeori unmyeongiran hyeonsil ape nae majimak bunno
Machim deullyeooneun radioeseo gonggamdoeneun sayeon
Jigeum nae mamgwa ttokgatdamyeo
Hoksi nega anilkka saenggakhada jami wa
Siganeun cham ppalli ga neon jal isseulkka
Geuttaen naega neomu eoryeoseo
Sarangi eoryeowoseo domangchiryeogoman haetji
Gyeolguk budami dwaetgo bulmani dwaetjyo
Ijen neujeobeoryeotjiman
Oneuri jinamyeon neon sarajil meonji sarangi mwonji
Na seulpeo boindamyeon nae nunmureun yeongi chumchuneun yeongicheoreom
Naeirimyeon tto amureochi anke
Haruga sijakdwae neol itgo salgetjyo
Geujeo nega haengbokhaejigil naneun
Igoseseo namaseo useumyeo bireojulge
Eonjenga gireul jinada uri dasi mannal geureon nari ondamyeon
Geu eonjenganeun seoro dareun saramgwa haengbokhan moseubeuro useul su itge so long
Oneuri jinamyeon neon sarajil meonji sarangi mwonji
Na seulpeo boindamyeon nae nunmureun yeongi chumchuneun yeongicheoreom
Naeirimyeon tto amureochi anke
Haruga sijakdwae neol itgo salgetjyo
Geujeo nega haengbokhaejigil naneun
Igoseseo namaseo useumyeo bireojulge

English Translation:
My friend talked about you
When he said you looked good, I got pointlessly angry
Maybe I still wanted you to suffer because of me
These days, without knowing, I sing the songs we used to listen to together
On days like this when I’m locked in old memories,
On nights when I miss you for no reason
I was too young back then
Love was hard so I tried to avoid you
It was too much pressure for me and so I was unhappy
So eventually, I made you cry
When today passes, you will disappear like dust – what is love?
If I look sad, my tears are like smoke, like dancing smoke
Tomorrow, my day will start like nothing is wrong and I will forget you
I’ll just remain here, smiling, as I pray that you will be happy
Do you remember the day we first met?
Innocent smiles filled with Sauvignon Blanc
My submission to you without reason
Sometimes, our strong clashes
When separation became our fate-like reality, my last wrath
I hear stories from the radio that I agree with
It’s exactly how I feel right now
I wonder if the story was sent by you as I fall asleep
Time passes so fast – I wonder if you’re doing well
I was too young back then
Love was hard so I tried to escape
Eventually it was too much pressure so I became unhappy
Although now it’s too late
When today passes, you will disappear like dust – what is love?
If I look sad, my tears are like smoke, like dancing smoke
Tomorrow, my day will start like nothing is wrong and I will forget you
I’ll just remain here, smiling, as I pray that you will be happy
If we ever run into each other on the streets
I hope we will look happy as we smile, each with a different person
So long
When today passes, you will disappear like dust – what is love?
If I look sad, my tears are like smoke, like dancing smoke
Tomorrow, my day will start like nothing is wrong and I will forget you
I’ll just remain here, smiling, as I pray that you will be happy

Selasa, 12 Juni 2012

Puisi "Siapa Aku"

Hijaumu sungguh meneduhkan
Harummu menenangkan jiwa
Indahmu menghiasi hariku
Di sampingmu ku merasa tenang dan damai
         Kau berada di sekitarku
         Memberikan kehidupan buatku
         Tapi, tak hanya buatku
         Perhatianmu jga kau tujukan pada selain diriku
         Aku tak cemburu, aku tak marah
         Satu yang ku mau, tetaplah menjadi seperti itu
Tapi,,,
Tapi,,,
Apa yang ku lakukan padamu?
Aku menghancurkanmu
Apa yang telah ku perbuat?
Aku... Aku...
Menyianyiakanmu...
          Karena egoisku
          Karena keserakahanku
          Karena ketidakpedulianku padamu
          Siapa aku?
          Seenaknya mempermainkanmu yang setia
          Siapa aku?
          Tidak tahu berterima kasih
          Siapa aku?
          Hanya memanfaatkanmu
Kau tak marah jika di perlakukan seperti itu?
Benarkah kau tak marah?
Kenapa hanya berdiam diri?
Jika kau seperti ini, akan bermunculan aku aku yang lain
Maukah kau mengulangi penderitaanmu dua kali?
          Ternyata kau juga bisa marah
          Jujur aku sangat takut melihat dirimu seperti ini
          Penuh dengan kemarahan
          Tapi, aku tahu ini salah satu caramu untuk membela diri
          Salah satu caramu untuk menunjukan bahkan kau butuh dihargai
          Aku terima itu, karena semua ini juga salahku
Siapa aku?


Dhini Phasa